4 Perbedaan Cincin Tunangan Elegan dan Cincin Nikah


Anda ingin melamar pujaan hati untuk menjadi pendamping seumur hidup? Kalau begitu, sebaiknya pilih cincin tunangan elegan yang terbaik dengan menggunakan berlian sebagai mata utama. Terlebih lagi berlian semenjak dulu sudah dianggap sebagai lambang cinta sejati. 


Namun, tahukah Anda bahwa ada sejarah panjang dibalik cincin tunangan? Kebiasaan menggunakan cincin ini sudah dimulai sejak abad kedua Sebelum Masehi (SM). Kala itu, bangsa Romawi kuno mengenakan cincin sebagai kontrak dan tanda kepatuhan. Bahannya sendiri bisa terbuat dari besi, tulang, batu atau tembaga. 


Perbedaan Cincin Tunangan dan Cincin Nikah Mewah


Penggunaan cincin pertunangan dengan berlian mewah dimulai pada tahun 1477. Dimana pada saat itu, Archduke Maximilian dari Austria melamar kekasihnya Mary of Burgundy. Tren di benua Eropa pun terpicu oleh hal yang sama, hingga akhirnya cincin nikah mewah juga banyak yang menggunakan berlian. Berlian juga menjadi simbol status dari pria yang serius ingin menikahi sang pujaan hati. 


Meski sama-sama terbuat dari logam dan berhias batu permata mahal. Sesungguhnya cincin pertunangan dan cincin nikah memiliki beberapa perbedaan. Berikut penjelasannya. 


Waktu 


Perbedaan yang paling mencolok adalah waktu pemberian cincin tersebut. Di dunia belahan Barat, cincin tunangan ini diajukan kepada sang wanita ketika pria ingin melamarnya. Jika lamaran disetujui, maka cincin pun akan disematkan di jari manis wanita. 


Sedikit berbeda dengan budaya di Indonesia, acara pertunangan ditandai dengan acara tukar cincin di antara kedua calon pengantin. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh keluarga dan memiliki simbol komitmen pasangan tersebut hingga hari pernikahan. 


Berbeda dengan cincin nikah yang justru diberikan ketika acara pernikahan diadakan. Pada momen ini, kedua mempelai akan sama-sama mengenakan cincin dan mengikat janji setia. Cincin kawin juga menjadi simbol hubungan untuk tetap bersama selamanya. 



Desain


Dari segi desain, kedua cincin ini juga memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Khusus untuk cincin pertunangan, biasanya dipilih dari bahan material logam mulia dan dihiasi sebutir berlian besar. Sedangkan cincin nikah lebih sederhana bahkan cenderung polos. Terbuat dari emas atau perak, cincin nikah tersebut tampil dengan desain sederhana. 


Posisi Cincin


Posisi cincin ketika dikenakan juga terlihat dengan jelas perbedaannya. Khusus untuk cincin tunangan, biasa dipakai pada jari manis tangan kiri. Hal ini dilakukan karena ada kepercayaan Romawi kuno mengenai aliran darah yang berada di jari manis berhubungan langsung dengan jantung. Anggapan romantis itu pun masih berlaku hingga sekarang. 

Lain lagi dengan cincin nikah. Di beberapa negara seperti Norwegia, Denmark, Austria, Polandia, Bulgaria, Rusia, Georgia, Ukraina, dan Yunani, memilih untuk digunakan di tangan kanan. Meski begitu ada pula negara lain yang mengenakannya di tangan kiri. Negara yang memiliki kebiasaan tersebut adalah Australia, Prancis, Amerika Serikat, Inggris, Finlandia, dan sebagian negara di benua Asia. 


Material


Cincin tunangan terkenal memiliki desain rumit dan glamor, jadi bahan cincin pun dibuat dari bahan yang istimewa pula. Dulu orang biasa memakai emas atau perak. Akan tetapi sekarang banyak pula yang menggunakan titanium maupun platinum. Sedang cincin nikah lebih banyak terbuat dari emas kuning dan perak. 


Bagi Anda yang ingin memilih cincin tunangan elegan bagi kekasih tercinta. Ada banyak pilihan cincin yang bisa Anda pilih, salah satunya ada di gerai Mondial. Di sini tersedia beragam cincin nikah maupun cincin tunangan dengan kualitas istimewa. Sehingga layak untuk dipersembahkan terhadap orang istimewa pula.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Simbol Kepribadian Dilihat Dari Pemilihan Letak Cincin Berlian Pria

8 Inspirasi Hadiah Anniversary untuk Pria

Tempat Sekolah Design Yang Bagus